HomeBatamTiga Pelaku Pembunuhan di Batam Terancam 15 Tahun Penjara, Pelaku Pukul Pakai...

Tiga Pelaku Pembunuhan di Batam Terancam 15 Tahun Penjara, Pelaku Pukul Pakai Balok Gegara Utang Ojek

spot_img

“Kami akan menyerahkan semua berkas dan barang bukti secepatnya, selanjutnya Kejaksaan dan Pengadilan yang memutuskan,” kata Yudha seraya menyebut ketiga pelaku pembunuhan terancam 15 tahun penjara.

Seperti diketahui ketiga pelaku ini memiliki peran masing-masing. Bahkan kata dia, salah satu dari ketiga pelaku bernama Sadam sempat berusaha melerai penganiayaan tersebut, namun usahanya sia-sia.

“Yang memukul korban menggunakan balok adalah Andri sementara Firman dan Sadam hanya membantu saja,” ujarnya.Awalnya percekcokan dilakukan di dalam sekretariat FKUB Sekupang.

BACA JUGA: Rudi Tinjau Posko dan Beri Semangat ke Tim Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Cianjur

Karena korban terlebih dahulu menusuk pelaku Andri mengenai tangan sebelah kiri, sehingga membuat pelaku marah dan kelap mata. Perkelahian berlanjut hingga keluar sekretariat dan tepat di depan pintu masuk FKUB korban di keroyok hingga meninggal dunia.

Usai menganiaya korban, pelaku kemudian kabur meninggalkan korban yang saat itu sedang sekarat.Berdasarkan rekaman CCTv dan informasi dari saksi Polsek Sekupang di back up oleh Satreskrim Polresta Barelang melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku.

“Pertama kami lakukan penangkapan terhadap pelaku Andri di kawasan Ruli depan kantor Lurah Seiharapan. Sementara dua pelaku lain kami tangkap di Simpang Dam,” jelas Kapolsek.

Dikatakannya, saat dilakukan penangkapan tiga pelaku itu sempat melawan dan tidak kooperatif sehingga anggota melakukan tindakan tegas terukur.Masing-masing kaki tiga pelaku dihadiahi timah panas. Dengan tujuan pelaku tidak melawan hingga melarikan diri. Kejadian ini, membuat pihak kepolisian harus kerja keras hingga tidak tidur semalaman.

“Kami tidak tidur satu malam. Mau tidak mau kami harus kejar pelaku. Ini merupakan komitmen kami,” ujarnya.Apalagi, perilaku ini sudah sangat meresahkan masyarakat, karena seorang warga setempat bernama Mahmud harus kehilangan nyawanya. (ren)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI