HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Dinas Tenaga (Kadisnaker) Kota Batam, mengubah metode penyerahan lamaran pekerjaan kepada 32 perwakilan perusahaan yang ikut dalam kegiatan job fair di SP Plaza Batuaji. Tujuannya untuk menghindari terjadi berdesak-desakan.
“Kita ubah metodenya, karena semalam sempat desak-desakan kita hentikan sementara. Jadi gak ada antrean dulu, dan pencaker langsung serahkan lamaran kerja ke panitia pelaksana,” ujar Kepala Dinas Tenaga (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Selasa (8/11/2022).
BACA JUGA: Pemprov Kepri Sediakan Dana Rp 4,5 Miliar untuk Membentuk Koperasi Serikat Pekerja di Batam
Untuk metode terbaru, para pencari kerja hanya langsung menyerahkan surat lamaran saja ke panitia. Menurutnya cara tersebut dinilai lebih efektif, dibandingkan dengan cara sebelumnya yaitu para pencari kerja langsung menyerahkan ke pihak perusahaan sehingga terjadi penumpukan.
“Biar lebih efektif, tidak seperti tadi yang langsung menyerahkan ke pihak perusahaan dan mengakibatkan penumpukan,” katanya.
BACA JUGA: Pengukuhan DPC PPP Batam Targetkan Satu Fraksi di DPRD dan Tempatkan Kader Terbaik di Eksekutif
Selain itu, pihaknya juga sudah manambah jumlah petugas kesehatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami juga sudah menyiapkan petugas kesehatan dari dua Puskesmas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Hari pertama pada Senin (7/11/2022) sempat menghentikan kegiatan sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Ia juga membantah adanya Pencari Kerja (Pencaker) yang pingsan dalam Job Fair 2022.
BACA JUGA: Majukan Sektor Pendidikan Kepri Ansar Ahmad Kukuhkan Pengurus Anak Negeri Cinta Pendidikan di Batam
Untuk diketahui, Job Fair 2022 yang dilaksanakan di SP Plaza Sagulung, akan berlangsung selama tiga hari dimulai dari tanggal 7-9 November.
“Kalau dibilang ada yang pingsan saya gak dapat laporan. Tapi kalau berdesakkan karena penuh memang ya. Sejak pagi,” katanya.



