Kondisi yang sama juga dirasakan Kabupaten Karimun. Menurut Luki, jumlah wisman ke Kabupaten Karimun pada September 2022 mencapai 4.188 orang, meningkat dibanding Agustus 2022 sebanyak 3.199 orang.
“Kami optimistis target kunjungan wisman sebanyak 1 juta orang, terlampaui,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kembali mengalami kenaikan pada September 2022. Jumlah Wisman pada Agustus 2022 mencapai 60,249 orang. Sedangkan pada September 2022 mencapai 78,498 orang.
BACA JUGA:Â Ribuan Pencaker di Batam Tunggu Job Fair Saat Ini 22.357 Orang Menanti Pekerjaan
Dari puluhan ribu Wisman itu, wisatawan asal Singapura lebih mendominasi dari pada negara lainnya. Tercatat jumlah Wisman asal Singapura ialah 47,932 orang.
Kemudian 10,118 Wisman asal Malaysia, 3,075 asal India, 1,365 asal China, 1,195 asal Philipina, 616 asal Inggris, 564 asal Amerika Serikat, 554 asal Australia, 429 asal Jepang, dan 193 Wisman asal Jerman.
Para Wisman itu masuk ke Kota Batam dari berbagai pintu internasional. Salah satunya ialah Pelabuhan Batam Center, Batam.
Kabag Operasional Pelabuhan Batam Centre, Armayadi mengatakan, jumlah penumpang saat ini mulai normal seperti sebelum Pandemi.
“Penumpang rata-rata 3.200 yang pergi. Datang juga kurang lebih sama. Normalnya dulu 5000-6000 orang,” ujar pria yang akrab di sapa Lilik ini.
Menurutnya, saat ini terdapat 45 trip keberangkatan baik rute Singapura maupun Malaysia. Mulai dari pukul 06.00 pagi hingga 09.45 malam dari Singapura. Bagi masyarakat yang ingin berangkat, dapat langsung memeriksa syarat keberangkatan pada masing-masing operator kapal.
Ia menambahkan untuk tujuan Singapura terdapat tiga operator yakni Batam Fast, Majetic Fast Ferry, dan Sindo Ferry. Sedangkan tujuan Malaysia akan dilayani oleh lima operator yakni Pasir Gudang, Lintas Samudera, Citra, Indomas, dan Duta Bahari. (*/man)



