HomeBatamSebelas Tahun Menunggu Pasangan Suami Istri Melahirkan Lewat Teknologi Reproduksi Berbantu ...

Sebelas Tahun Menunggu Pasangan Suami Istri Melahirkan Lewat Teknologi Reproduksi Berbantu Milik Awas Bross Batam

spot_img

Kisah Windi dan suaminya adalah salah satu dari beberapa keberhasilan program Bayi Tabung di Klinik Tunas Bangsa. Ada pula sepasang suami istri yang kini tengah menanti kelahiran sepasang anak kembar dari hasil Bayi Tabung, dalam waktu dekat ini.

Jika dihitung presentasenya, tingkat keberhasilan teknologi Bayi Tabung di Klinik Tunas Bangsa sudah meningkat dari tahun ke tahun. Di tahun pertama, presentasi keberhasilan hanya sebesar 16 persen, dan di tahun kedua ini, tingkat keberhasilannya sudah mencapai 36,6 persen.

“Tingkat keberhasilan ini sudah melampaui presentase keberhasilan nasional yang standarnya antara 30 sampai 50 persen,” ujar Kepala Unit Klinik Fertilitas Tunas Bangsa RS Awal Bros, dr. Ni Made Indri Dwi Susanti, Sp.OG.

Indri mengimbau masyarakat tidak perlu ragu untuk berkonsultasi seputar fertilitas di Klinik Tunas Bangsa, sebab, program Bayi Tabung hanyalah salah satu dari berbagai opsi yang bisa ditempuh pasien untuk dapat memiliki momongan.

Konsultasi seputar reproduksi dapat dilakukan sedini mungkin, bahkan oleh wanita muda yang belum menikah. Apabila ada gangguan seperti siklus haid tidak lancar, perempuan disarankan untuk berkonsultasi ke ginekolog agar kesehatan reproduksi tetap terjaga.

BACA JUGA:Cari Bibit Atlet Andalan Sejak Dini 538 Siswa SD Ikuti Lomba Maraton 5 Kilometer di Batam

Kemudian, konsultasi fertilitas juga sangat disarankan bagi pasangan yang ingin memiliki momongan, tapi belum memperolehnya di tahun pertama pernikahan. Setelah konsultasi, biasanya pasangan akan dianjurkan menjalani pemeriksaan atau screening.

“Jadi tidak harus selalu diarahkan ke Bayi Tabung. Bisa jadi kesulitan punya momongan itu karena gaya hidup kurang sehat, atau sulitnya menentukan waktu subur untuk berhubungan. Sesuai hasil pemeriksaan nantinya, ada beragam opsi yang bisa ditempuh, seperti berhubungan seksual rutin, minum obat, atau inseminasi,” jelas Indri.

BACA JUGA  Aktivitas di BP Batam Berjalan Normal Pasca Unjuk Rasa yang Menghancurkan Pagar dan Kaca-kaca Kantor

Layanan konsultasi serta program kehamilan dan Bayi Tabung di Klinik Tunas Bangsa RS Awal Bros dinilai lebih terjangkau dibanding jika pasien memilih pergi ke luar negeri. Pasalnya, layanan fertilitas di luar negeri, seperti Malaysia, membutuhkan biaya akomodasi tambahan, bagi masyarakat Kepri.

Padahal, teknologi serta alat-alat yang digunakan di Klinik Tunas Bangsa juga merupakan alat dan teknologi terbaru yang tak kalah canggih dibanding layanan luar negeri. Selain itu, pelayanan dokter serta perawat di klinik ini juga bagus sehingga pasien-pasien merasa nyaman dalam berkonsultasi.

“Untuk harga, tentunya kami lebih murah dibanding luar negeri, seperti di Malaysia. Sedangkan dibandingkan rumah sakit lain di Indonesia, harga yang kami tawarkan juga sangat kompetitif,” tambah Indri. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI