BACA JUGA:Â Disnaker Batam Gelar Job Fair Selama Tiga Hari Puluhan Perusahaan Cari Ribuan Pekerja
Sementara, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pembangunan yang dilakukan selama ini selalu mengajak stakeholder termasuk juga masyarakat. Sehingga pembangunan Batam dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang direncanakan.
“Sebelum membangun, kita duduk bersama. Sehingga persoalan di lapangan bisa kita selesaikan,” kata Rudi.
Rudi juga memaparkan empat proyek besar yang saat ini sedang dilakukan oleh Pemko Batam dan juga BP Batam. Di antaranya adalah revitalisasi dan pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim.
Dengan pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim, ditargetkan dapat menambah kapasitas kunjungan orang untuk datang ke Batam. Namun hal itu dapat terlaksana jika didukung semua elemen masyarakat.
“Termasuk juga dukungan dari REI, harus bangun properti yang juga menarik untuk orang untuk datang. Harus berbeda dan tidak ada daerah lain. Kalau biasa saja tidak ada orang yang mau datang ke Batam,” kata Rudi.
Kemudian pembangunan jalan infrastruktur jalan-jalan utama. Mulai jalan Bandara Hang Nadim sampai dengan Pelabuhan bongkar muat Batuampar. Selain itu pihaknya juga tengah melakukan revitalisasi pelabuhan.
“Saat ini pelabuhan Batuampar sudah menggunakan autogate. Dan terus akan kita perbaiki,” katanya.
Proyek besar lainnya adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang. Di mana nantinya akan dibangun rumah sakit internasional yang diharapkan masyarakat Batam yang selama ini berobat ke Singapura dan Malaysia nantinya cukup di Batam.
“Tidak hanya masyarakat Batam saja, tapi daerah-daerah lainnya kita harapkan juga dapat berobat ke Batam. Bukan lagi ke Singapura dan Malaysia yang jadi rujukan,” katanya. (*/man)



