HARAPANMEDIA.COM, KARIMUN – Kapal Tanker MT Young Yong bermuatan 284.429 ton minyak, kandas di perairan Pulau Nipah, tepatnya tidak jauh dari Pulau Takong Kecil Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Jon Kenedy mengatakan, kondisi petugas dan kapal tanker MT Young Yong sudah mengkhawatirkan terhadap kemungkinan buruk yang akan terjadi.
BACA JUGA:Â Bupati Bintan Akan Bangun Jembatan Kampng Rekoh Penaga Bintan Tahun 2023
“Karena kru kapal merupakan kru asing dari Cina, memang kita mengkhawatirkan akan sesuatu yang tidak kita inginkan. Kapten dari MT Young Yong juga berharap untuk dapat menyelesaikan evakuasi,” ujar Jon Kenedy, Senin (31/10/2022).
Jon Kenedy menyebut, proses evakuasi Tanker MT Young Yong telah dilakukan sejak kandasnya di perairan Selat Singapura pada Sabtu lalu, dan pihaknya akan melakukan pengalihan muatan pada 1 November 2022 mendatang.
BACA JUGA:Â Pria Tak Sadarkan Diri di Hutan Lindung Duriangkang Batam Dievakasi Polsek Seibeduk ke Puskesmas
“Dari hari Sabtu kemarin kami telah melakukan evakuasi terkait kondisi kapal Tanker MT Young Yong dan sudah dilakukan survey bawah air yang ternyata terdapat pipa gas yang diduduki sebagian kapal Tanker MT Young Yong,” ujarnya.
Jon Kenedy menambahkan, pihaknya telah menurunkan penyelam guna memeriksa bagian bawah air dan bawah kapal Tanker MT Young Yong tersebut.
“Hasilnya dalam pipa gas itu ada pengamannya atau damper, dan kondisinya memang agak sedikit melebar akibat dari diduduki kapal tanker MT Young Yong,” ujarnya.
Dengan begitu, pihaknya akan melakukan evakuasi kembali dengan transfer atau alih muatan ribuan ton minyak ke kapal tanker yang berukuran lebih kecil dari kapal Tanker MT Young Yong.
BACA JUGA:Â Anddy Fong Siapkan Bazar UMKM Lokal Sambut Perwakilan 30 Negara Hadiri Ulang Tahun ARTDO di Batam
“Ada kekhawatiran apabila tidak dilakukan alih muatan, kapal akan patah dan adanya eksplosif dari pipa gas,” ujarnya.



