HARAPANMEDIA.COM, BINTAN- Pemerintah Provinsi Kepri melakukan panen raya. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Musni Hardi panen ikan bawal bintang sebanyak 10 ton di Kampung Keter Tengah, Kelurahan Tembeling, Kabupaten Bintan, Senin (31/10/2022).
Dalam kegiatan itu, turut hadir Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri memanen ikan dan menebar benih di keramba apung.
Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Tengku Said Arief Fadillah menuturkan, panen raya sekarang ini merupakan hasil budidaya bibit ikan yang ditebar oleh Dirjen Perikanan dan Budidaya pada 2 April lalu dan dipanen pada bulan Oktober 2022 saat ini. Sehingga akan menambah pendapatan masyarakat di sini.
BACA JUGA:Â KSOP Karimun Evakuasi Ratusan Ton Minyak Muatan Tanker Raksasa yang Kandas di Perairan Takong Kecil
“Jadi setelah tujuh bulan, kini kita memanen bersama Gubernur Kepri, Bupati Bintan dan sejumlah Stakolder,” terangnya.
Setelah dipanen, Gubernur Kepri juga langsung melepas bibit ikan untuk dibudidayakan lagi. “Jadi selain panen, kita melepas bibit lagi, tadi dilakukan oleh Gubernur dan Bupati Bintan,” terangnya.
Arief juga menjelaskan, bibit yang saat ini dilepas oleh Gubernur Kepri didapatkan dari Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam.
“Budidaya di Bintan ini juga dilakukan di Anambas, Natuna, Bintan dan Batam dengan budidaya ikan yang berbeda,” ucapnya.
BACA JUGA:Â Bupati Bintan Akan Bangun Jembatan Kampng Rekoh Penaga Bintan Tahun 2023
Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Musni Hardi menuturkan, bahwa Bank Indonesia memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk pembuatan benih melalui Program Sosial Bank Indonesia berupa Brookstock dan peralatan pendukung.
Bantuan ini kita berikan guna mendukung para pembudidaya ikan di Provinsi Kepri, khususnya di Kabupaten Bintan sendiri.
“Jadi intinya kita melihat potensi ikan di Kepri cukup besar. Potensinya tidak hanya tangkap, budidaya ikannya juga. Namun, kita melihat hulunya untuk diperkuat salah satunya permasalahan benih. Maka dari itu kita persiapkan sarana dan prasarananya untuk pembuatan benih,” terangnya.



