Bahkan nantinya akan dibangun jalan yang lebar dari Perempatan Laluan Madani melewati RS Awal Bros langsung ke pertigaan depan UIB.
“Kita sedang bikin desain gambarnya. Nantinya jembatan Sungai Ladi akan kita tutup untuk kendaraan berat karena sudah tua. Setiap jalan Sekupang ini nanti tiga lajur kiri dan tiga lajur di kanan,”katanya.
Bahkan Sekupang juga akan kebagian program prioritas Wali Kota, yaitu pembangunan KEK Kesehatan di areal RSBP. Kawasan tersebut akan menjadi pusat kesehatan dan pendidikan standar internasional dengan lingkungan yang asri.
Rudi berharap RT/RW dan masyarakat juga mendukung pengembangan Bandara Hang Nadim dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar. Dua proyek ini sangat strategis karena akan memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi masyarakat.
“Jika Bandara, Jalan, KEK Kesehatan dan Pelabuhan Batu Ampar selesai, Pak RT/RW harus bisa mendorong masyarakat membuka usaha kuliner dan sebagainya agar semakin tertarik orang datang ke Batam,” katanya.
Khusus untuk RT/RW, Rudi menyadari memiliki beban pekerjaan yang berat. Tidak jarang dari mereka diprotes warga. Bahkan waktu istirahat malamnya terganggu jika ada warganya mengalami masalah. Demikian juga jika ada warga berselisih, melapornya pasti ke RT/RW terlebih dahulu.
“Jadi RT/RW ini tidak ada anggaran operasional. Untuk beli kertas pun tidak bisa. Untuk itulah tahun depan kita berencana menambah insentif RT/RW ini dari Rp 500 ribu per bulan jadi Rp 750 ribu per bulan, ”
Kunjungan wali kota nitu dihadiri sejumlah Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kecamatan Sekupang serta unsur Muspika. Sejumlah tokoh masyarakat juga terlihat hadir. (*/man)



