Kemudian disamping pencegahan ada pendampingan kalau mereka sudah kena kanker tentu berpikir langit sudah seperti mau runtuh. Karena itu para survival-survival perlu memberikan dorongan memberikan konseling informasi -informasi pengobatan yang terbaik. 3C menjadi pilar utama pencegahan, pendampingan dan konselor untuk memberikan support.
“Saya harap ke depan mari kita terus sama-sama bergandeng tangan 3C biarlah menjadi bagian daripada mitra dinas kesehatan,” paparnya.
Ia juga berharap tetap semangat dan mengajak kelompok-kelompok yang lain dalam waktu waktu mendatang untuk ikut dalam kegiatan penyuluhan tersebut.
Sementara itu, Drg Mirna Ultra Florida Tobing pegawai Puskesmas Lubuk Baja yang ikut melakukan pemeriksaan di YZ Campus mengatakan kegiatan itu cukup positif. Ada dua bidang di Dinkes yang terlibat yakni Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (P2PTM dan Keswa) dan Bidang Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Batam.
“Saya sebagai tim medis sangat mendukung panitia yang melakukan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan IVA. Sebanyak 350 orang yang hadir dan yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 198 orang,” kata Drg Mirna.
“ Kami dari tim medis merasa terbantu dengan kegiatan yang dilakukan 3C itu. Selama ini banyak masyarakat yang merasa bahwa cancer ini aib dan penyakit memalukan, namun dengan adanya 3C tentu sangat membantu sekali,” katanya.
Ketua 3C, Wellyms Tobing menyebut setelah pandemi banyak jemaat yang kena kanker.
“Saya sebagai ketua ingin memberikan edukasi kepada teman-teman karena saya sudah pernah mengalami kanker beberapa tahun lalu. Kami bentuk tim dan kami mengunjungi mereka yang kena kanker sebagian belum berani menyampaikan karena takut dan merasa itu aib dan takut menghadapi kemo,” paparnya.
Ia mengatakan dalam menjalani kemo itu akan cepat prosesnya dan diberi kekuatan dan pendampingan. Selama masa kemo supaya mereka bisa menjadi kuat. Dengan pendampingan ini mereka jadi kuat karena tidak sendiri.
Hingga kini ada 20 orang lebih baik perempuan maupun laki-laki yang kena kanker dan selalu dikunjungi untuk menguatkan mereka.
“Kami minta agar mereka memeriksakan diri untuk cepat penangannnya. Himbauan saya jangan takut untuk memeriksakan diri sekalipun kita merasa nyaman lebih baik kita mencegah dan perlu hati gembira agar sel kanker itu cepat lenyap dari tubuh kita,” katanya. (Red)



