“Yang paling penting, bahwa politik hendaknya kita maknai jangan sekadar alat meraih kekuasaan dan sekadar cara mempertahankan kepentingan. Sudah saatnya kita berpikir bahwa politik adalah jalan pengabdian,” ucap Amsakar disambut tepuk tangan yang hadir.
Jika jalan pengabdian telah terpatri dalam hati, semua bisa jalan beriringan mewujudkan kemaslahatan masyarakat. Ia tidak ingin, politik justru menjadi medium yang membuat perbedaan.
“Mazhab yang tak bagus ini (membuat perpecahan) harus dihilangkan. Kembali ke jalan lurus dengan memberdayakan segala potensi yang ada,” ujarnya.
Kini pembanguan Batam sedang gencar semua kelompok hendaknya bahu membahu. Amsakar menyebutkan, Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan dirinya sedang konsen mengembangkan infrastruktur.
“Maka dua periode ini Walikota Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad berkiblat pada percepatan infrastruktur. Baik skala makro di jalan protokol hingga skala mikro ke pemukiman masyarakat. Mari bersama membangun Batam yang kita cintai ini agar menjadi kota yang bagus sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” paparnya. (*/man)



