HomeBatamTantangan Bank Daerah menuju Konversi Syariah, Ini yang Harus Disiapkan

Tantangan Bank Daerah menuju Konversi Syariah, Ini yang Harus Disiapkan

spot_img

BACA JUGA: Alasan Dibalik Penerbangan Pagi Lebih Dianjurkan

Dengan meningkatnya pembiayaan bermasalah, maka instrumen Non Performing Financing (NPF) yang menjadi penilaian kinerja bank juga akan terdampak. Dampaknya juga berpengaruh pada capaian peningkatan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) serta dapat cukup menekan dari sisi perolehan laba.

BACA JUGA: Bea Cukai Amankan Kapal Tanker saat Transfer Minyak Secara Ilegal di Tengah Laut di perairan Karimun

“Tantangan ketiga, yaitu tren kenaikan suku bunga, yang apabila diikuti dengan kebijakan naik giro wajib minimum akan berpengaruh pada kenaikan biaya dana,” tambah Andi.

Tanpa kebijakan pengunduran waktu untuk spin off atau konversi, beberapa bank daerah juga harus mengejar pemenuhan modal inti sampai Rp 3 triliun. Apabila spin off tidak dilakukan sampai waktu yang ditetapkan tahun depan, maka bank akan berpotensi mengalami pencabutan izin operasional dari Bank Indonesia.

“Selain itu, untuk mencapai ini semua, bank juga harus menjalani digitalisasi dalam produk layanannya, agar lebih relevan di era saat ini dan banyak diterima masyarakat,” katanya. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI