Ia berharap dukungan dari DPR RI untuk memajukan dan memulihkan kembali pariwisata di Kepri di masa pandemi Covid-19 ini, dapat dirasakan oleh para pelaku pariwisata.
“Jangan sampai pariwisata di Kepri, khususnya Batam dan Bintan tenggelam dengan promo-promo yang diberikan oleh negara-negara tetangga karena kita kalah saing dari segi harga, objek, regulasi yang lebih mudah di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” jelas Eva.
BACA JUGA:Â Dua Tahun Siswa SD 004 Lubuk Baja Batam Belajar di Lantai Tanpa Meja dan Kursi
Untuk itu, ia meminta Komisi X DPR RI segera mengambil tindakan yang progresif untuk menanggulangi masalah-masalah pariwisata yang ada di Kepri, khususnya terkait Visa on Arrival (VoA), branding dan insentif, dan penyesuaian harga tiket kapal ferry dan pesawat.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, memaparkan perkembangan pariwisata di masa pandemi. Secara angka, kunjungan wisman mulai membaik, namun ia menilai perlu dukungan Pemerintah Pusat agar pariwisata Batam kembali bergeliat.
“Pelaku pariwisata sudah menyampaikan usulan melalui Komisi X DPR RI, semoga bisa terealisasi. Untuk Batam sudah dibangun infrastruktur yang baik demi meningkatkan pariwisata datang ke Batam,” katanya. (*/man)



