BACA JUGA:Â Diupah Rp 300 Ribu, Seorang Nakhoda Kapal Ditangkap Bawa 200 Batang Kayu Campuran
Secara berturut-turut, jumlah kunjungan terbanyak setelah wisman berkebangsaan Singapura, Malaysia, India dan China pada rentang bulan Januari sampai dengan Juli 2022 adalah Philipina (1,53 persen), Australia (0,98 persen).
Selanjutnya Amerika Serikat (0,96 persen), Inggris (0,92 persen), Jepang (0,68 persen) dan Jerman (0,36 persen). Kontribusi dari wisman 10 negara tersebut yaitu 81,00 persen dari total seluruh kunjungan wisman selama bulan Januari-Juli 2022.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata antusias atas melonjaknya kunjungan wisman tersebut.
“Kita gembira setiap bulan wisman ke Batam terus melonjak,” kata Ardiwinata, Sabtu (3/9/2022).
Menurutnya pendorong kenaikan kunjungan wisman disebabkan sejumlah faktor seperti kebijakan dari pemerintah pusat yakni tidak diberlakukannya tes Antigen, PCR, karantina, dan kewajiban adanya asuransi.
Serta didukung dengan peningkatan infrastruktur yang saat ini dibangun oleh Wali Kota Batam dan juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi merupakan salah satu upaya untuk membuat wisman yang berkunjung merasa nyaman sehingga memberikan kenangan yang baik bagi wisman. Selain itu amenitas yang lengkap dan atraksi juga menjadi daya tarik wisatawan.
“Event paling cepat mendatangkan wisman serta dapat meningkatkan lenght of stay (lama tinggal),” ujarnya.
Ia berharap kunjungan wisman ini memberikan dampak yang baik bagi perekonomian Kota Batam.
“Dengan bergairahnya kembali wisata Kota Batam dapat meningkatkan PAD Kota Batam. Karena beberapa sektor jenis pajak didukung oleh pariwisata yakni hotel, restoran, hiburan dan sebagainya,” paparnya. (*/man)



