Beberapa usaha industri pariwisata yang akan menggelar uji kompetensi yakni Fantastik Tour & Travel Batam, Hanita Tour & Travel, serta Riz Tour & Travel. Selain magang dan uji kompetensi, para guru tersebut juga berkesempatan mengunjungi sejumlah amenitas dan destinasi wisata yang ada di Batam.
“Mereka akan ikuti program inspeksi ke hotel, resor, golf, dan pelabuhan. Kemudian, kunjungan ke Welcome to Batam, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Museum Batam Raja Ali Haji, Masjid Tanjak, Kantor Wali Kota, Kantor Disbudpar, dan Dekranasda,” jelas Ardi.
BACA JUGA: Rudi Surati Pusat Terkait Keluhan Pengusaha Kapal Angkut Barang Harus Laik Laut
Ardi menambahkan, program ini sudah sejak tahun 2020 diselenggarakan dengan tujuan mengembangkan pengetahuan dalam industri pariwisata. Bersamaan dengan program ini juga dilakukan penyelarasan kurikulum.
“Harapannya setelah guru pulang magang, mereka bisa menyebarkan pengetahuannya ke anak didik,” tambah Ardi.
Pihaknya menyambut baik dipilihnya Batam sebagai lokasi belajar para guru pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, Batam dinilai layak menjadi tempat belajar karen memiliki amenitas, infrastruktur dan ragam wisata yang lengkap. Selain itu fadilitas penunjang juga tersedia. (*/man)



