Konsep ini dengan jaminan harga murah; Super Gadget Day di mana masyarakat bisa mendapatkan berbagai pilihan gadget menarik; serta Mega Electrodeals yang menyediakan deretan produk elektronik pilihan.
Tokopedia menampung sekitar 12 juta penjual dan hampir 100 persen adalah UMKM lokal, termasuk yang menjual produk elektronik.
“Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, kami terus berupaya memberikan panggung seluas-luasnya kepada para penjual dengan mendekatkan mereka ke pembeli setempat melalui inisiatif Hyperlocal, yang mengedepankan teknologi geo-tagging,” tambah Ekhel.
BACA JUGA:Â KPK Monitoring dan Evaluasi Aset Daerah, Pemkab Anambas Targetkan 300an Aset Selesai Sertifikat Tahun 2024
Inisiatif tersebut berkontribusi terhadap penemuan menarik lain yang juga berkaitan dengan kebiasaan belanja online masyarakat Indonesia akan produk elektronik sepanjang semester I tahun 2022, dibandingkan semester I tahun 2021.
Wilayah dengan peningkatan jumlah transaksi paling tinggi yaitu Kabupaten Kulon Takalar, Biak Numfor dan Humbang Hasundutan;
Wilayah dengan peningkatan jumlah pembeli tertinggi, yaitu Kabupaten Jeneponto, Asmat dan Takalar;
Sedangkan wilayah dengan peningkatan jumlah penjual paling tinggi, yaitu Kabupaten Kulon Progo, Madiun dan Brebes.
Salah satu turunan lain dari inisiatif Hyperlocal adalah layanan pemenuhan pesanan, gudang pintar Dilayani Tokopedia, yang kini sudah ada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang dan akan terus bertambah ke depannya.
“Kategori Elektronik, Komputer dan Laptop, serta Handphone dan Tablet pun menjadi beberapa kategori dengan transaksi tertinggi selama semester I tahun 2022 lewat Dilayani Tokopedia,” tuturnya. (*/man)


