“Kami ketahui, hasil penelitian dengan beberapa Provinsi lainnya di Indonesia, Kepri mendapati peningkatan ekonomi pasca Covid, membuat kami dari LKYSPP ingin lakukan kerjasama dengan Pemprov Kepri, serta jika berkenan, kami mengundang Gubernur untuk hadir memberikan kuliah umum di Singapura,” sebut Paul Cheung.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ansar menyebutkan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri tidak terlepas dari peran pegawai pemerintah yang terus melakukan terobosan serta masyarakat Kepri yang selalu berinovasi guna menciptakan roda pemulihan ekonomi.
“Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri bukan hal yang dapat dilakukan secara mudah dan singkat, banyak stakeholder terkait yang selalu berjuang, melakukan terobosan-terobosan baru, guna memberikan peluang kepada masyarakat untuk menggerakkan roda ekonomi kembali. Tentunya, peran masyarakat Kepri yang berinovasi untuk maju masuk ke dalam faktor tersebut,” tutur Gubernur.
Gubernur juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau selalu terbuka dengan pihak manapun yang ingin melakukan kerjasama dengan pemerintah, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri.
“Kami sangat terbuka dengan investor asing, atau dengan pihak manapun yang ingin melakukan kerjasama dengan Kepri. Tentunya, pemerintah akan fasilitasi kerjasama tersebut dengan semampunya, selagi itu membawa kesejahteraan untuk masyarakat Kepri dan memajukan Kepri, kita pasti dukung dan fasilitasi,”sebutnya.
Lanjut, Gubernur memaparkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang diterapkan Provinsi Kepri yang masih sangat berpotensi untuk dikembangkan, dan juga penerapan wilayah Free Trade Zone (FTZ) pada Kota Batam, Kabupaten Bintan, Serta Kabupaten Karimun yang maju pesat.
“Provinsi Kepri memiliki wilayah FTZ atau zona perdagangan bebas yang artinya perdagang Ekspor tidak lagi dikenakan pajak dan Bea Cukai, hal ini bisa kita kerjasamakan mengingat posisi Kepri dan Singapura yang strategis, tentunya kita juga menerapkan KEK di Galang batang, Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic yang masih sangat berpotensi,” paparnya. (*/man)



