BACA JUGA:Â Polda Kepri Selidiki Kasus Dugaan Penyelewengan SPP Mahasiswa di Kampus Uniba
Yusfa meminta Disdik Provinsi Kepri memberikan solusi kepada orangtua yang belum diterima di sekolah manapum ataupun yang sudah diterima di sekolah lain tapi tetap bersikeras ingin masuk SMA Negeri 3.
Nasib ratusan siswa yang tidak masuk di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bergantung pada keputusan Gubernur Ansar Ahmad.
Terpisah, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Provinsi Kepri di Batam, Nor Muhammad mengatakan, pihaknya akan menampung berbagai keluhan wali murid itu. Ia akan mendata para wali murid itu dan melaporkannya ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk segera ditindaklanjuti.
BACA JUGA:Â Kadisdik Kepri Sesalkan Orangtua Peserta Didik Ramai-ramai Bertahan di SMAN 1 dan 3 Batam
“Tetap kita berikan arahan dan pemahaman. Bagi yang alamatnya memang dekat, kita akan data. Kalau KK-nya bermasalah akan kita data. Kita laporkan ke pak Gubernur bagaimana kebijakannya,” ungkap Nor.
Menurutnya, masalah serupa juga terjadi di ada SMAN 1 dan SMA Negeri 5 Batam. Permasalahan itu muncul karena jumlah penduduk di sekitaran sekolah itu cukup padat.
Hal itu berbanding terbalik dengan jumlah kuota yang terbatas di setiap sekolah. Ia pun meminta agar para wali murid itu untuk bersabar sembari menunggu kebijakan Gubernur Kepri. (*/man)



