Andrew Pekosz, seorang profesor mikrobiologi molekuler dan imunologi di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menyebut gejala omicron masuk angin termasuk gejala omicron gastrointestinal disebut lebih sering terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa.
Mengutip NYTimes, Pekosz menyebut, virus ini dapat menginfeksi beberapa sel di saluran pencernaan pasien, yang akan menyebabkan masalah perut seperti diare. Di samping gejala mirip flu, manifestasi gejala Covid-19 pada anak kadang disertai diare, ruam (bercak kemerahan pada kulit) dan mata merah.
BACA JUGA :393 Ekor Kambing Mati Lemas di Kapal Dalam Perjalanan dari Lampung ke Batam
Berikut ini tiga gejala Omicron yang Paling Sering Dialami Anak
- Diare
Jika anak mengeluh sakit perut dan diare, sebaiknya orang tua harus waspada. Bisa jadi anak memang terpapar Covid-19 yang langsung menyerang saluran cernanya.
- Muntah
Mual dan muntah juga bisa menjadi pertanda anak terpapar virus penyebab Covid-19 omicron.
Anda harus tahu, Covid-19 sebenarnya bukan penyakit yang hanya menyerang saluran napas, tapi bisa menyerang secara sistemik dan masuk ke organ manapun.
“Karena ada anak yang gejala dominannya di saluran cerna, misal dia muntah dan diare, sakit perut tapi tidak batuk pilek,” kata Yogi.
- Radang usus
Saat dokter menemukan anak mengalami radang usus, maka orang tua perlu waspada ancaman Covid-19. (Glo)



