BACA JUGA:Â Ketua KPU RI Dorong Pembangunan Kantor KPU Kepri, Sehingga Bisa Dipakai saat Pemilu 2024
“Terkait proses keberangkatan sebelumnya jemaah kloter 8 ini, menginap di Embarkasi Haji Antara Pekanbaru yang terdiri dari empat kabupaten, yaitu Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Meranti, Kuantan Singingi. Jadi masing-masing jemaah sudah melakukan PCR pada tanggal 21 Juni, sampai Jeddah masih tersisa waktu sesuai ketentuan 72 jam,” kata Khairul.
Dalam keberangkatan ini, usia jamaah yang tertua 64 tahun dan yang termuda 18 tahun.
Ia mengatakan untuk menghadapi kondisi cuaca panas di Tanah Suci yang mencapai 48 derajat, seluruh jemaah calon haji kloter 8 telah mendapatkan berbagai panduan dan penjelasan kesehatan selama berada disana agar minum air mineral dalam kurun waktu satu jam sekali.
BACA JUGA:Â Tembang Kenangan Bukan Hanya untuk Orangtua, Wakil Gubernur Dukung Peserta yang Ikut Lomba Nyanyi
“Dari Kementerian Kesehatan kita sudah dibagikan perangkat untuk menghadapi cuaca dan suhu yang seperti itu di Tanah Suci. Kita sudah berikan panduan juga, lalu diberikan penjelasan seperti apa langkah-langkah yang kita laksanakan terhadap jemaah,” katanya.
“Jadi yang paling utama terkait air, setiap jam harus minum kemudian kalau muka terasa panas langsung basuh pakai air. Begitu yang kami dapatkan dari dokter kloter dan dokter embarkasi,” kata Khairul Nizan. (*/man)



