DKPP, lanjut dia, juga sudah berangkat langsung ke Lampung untuk mengecek kesehatan hewan, sebelum dikirim ke Batam. Hal ini merupakan antisipasi dan memastikan hewan yang masuk adalah hewan yang sehat.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak pernah melarang hewan kurban masuk dari daerah lain. Karena adanya wabah PMK ini, pemerintah pusat melalui instansi yang ada di daerah menghentikan sementara pengiriman hewan ke Batam.
Hal ini bertujuan untuk mengendalikan penyebaran wabah PMK, untuk itu, kebijakan mengharuskan untuk menghentikan pengiriman hewan masuk ke Batam. Tentu kebijakan ini sempat menimbulkan kerisauan masyarakat. Terutama mereka yang berencana ikut ibadah kurban.
BACA:Â Pemprov Kepri Tak Mau 7.000 Honorer Dihapus Tanpa Ada Solusi, Sekda Kepri Akan Berjuang ke Pusat
“Sekarang kan sudah boleh masuk lagi. Makanya saya ingin hewan kurban ini sehat, sehingga masyarakat tidak merasa khawatir ketika mengkonsumsi dagingnya,” kata Rudi.
Ia mengimbau masyarakat yang ingin berkurban, tidak perlu ragu. Lantaran pemerintah melalui DKPP dan Balai Karantina pasti sudah memastikan hewan yang akan sampai di Batam tidak ada terkena PMK.
“Saya rasa tidak ada masalah lagi untuk hewan kurban. Sekarang sudah boleh masuk, dan juga dicek kesehatannya. Dan mudah-mudahan nanti pas lebaran haji kita semua bisa beribadah dengan hati yang tenang,” katanya. (man)



