Beberapa waktu belakangan, air kembali mengalir tidak normal yang membuat masyarakat berinisiatif melakukan aksi damai di PT Moya. Diakui Indra, berkat kerja bersama warga, kelurahan, kecamatan akhirnya disepakati secara bersama solusi, untuk sementara ini mobil tangki air akan menyuplai kebutuhan air masyarakat.
“Kami berterimakasih kepada Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam Bapak Haji Muhammad Rudi, (yang juga merespon) atas permohonan kami kepada PT Moya. Semoga PT Moya dapat merealisasikan harapan kami secepatnya,” ucap dia.
BACA: Pendapatan dari IMTA Belum di Dapat, Azmansyah Sulit Capai Target Pendapatan Daerah
Sementara itu, informasi yang dirangkum dari BP Batam di Sagulung merupakan salah satu critical area dan stress area maka perlu penggantian pipa. Solusinya yakni penggantian pipa aliran air dengan ukuran yang lebih besar. Sementara ini, kebutuhan masyarakat dibantu dengan mengirimkan mobil tangki.
Untuk wilayah Sagulung sendiri Pemko Batam telah membantu masyarakat yang masih sulit dijangkau oleh distribusi air melalui perpipaan, yaitu SPAM di Kampung Tiang Wangkang dan Tanjung Gundap.
Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan mendapat pengakuan masyarakat ini menjadi penanda kerja untuk masyarakat terus dilakukan. Pembangunan infrastruktur yang secara intensif dilakukan tanpa menanggalkan urusan wajib lainnya.
Terkait keberhasilan pembangunan infrastruktur, bukan lagi rahasia umum lagi telah mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kerap dalam berbagai kesempatan, Rudi maupun Amsakar mengabarkan bahwa keberhasilan ini juga tak lepas dari andil masyarakat Batam. (hms/man)



