“Lahan yang mau kita garap seluruhnya ada 10 hektare, sudah siap dua hektare. Sekarang, kami sedang membersihkan yang 1,8 hektare lagi,” jelas Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar, ketika diwawancarai di gedung marketing BP Batam, Senin (23/5/2022).
Dendi menargetkan, rencananya lahan container yard yang sedang dibangun ini selesai pada pertengahan tahun 2022 ini. Pengerjaan ini sejalan dengan proyek lainnya seperti pendalaman alur, dan pengadaan container crane.
BACA:Â Tilang Secara Elektronik Mulai Diterapkan, Polisi Gunakan Polsel Jepret Pelanggaran
Adapun container care yang baru nantinya didatangkan dari Korea Selatan. BUP BP Batam membelinya dengan anggaran mencapai Rp 120 miliar. Dengan adanya container crane yang baru, jumlah kontainer yang bisa diangkut per jamnya lebih besar, dari sekitar 4-8 kontainer per jam, menjadi 24 kontainer per jam.
“Crane baru itu saat ini sedang proses manufaktur. Ada rencana tambah lagi sesuai kebutuhan,” ujar Dendi.
Ia mengungkapkan, proyek-proyek pembangunan dan revitalisasi Pelabuhan Batuampar ini tidak lain bertujuan untuk meningkatkan pelayanan. Pihaknya berharap ke depan kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan Batam dapat meningkat pesat.
“Kami bersyukur, volume bongkar muat di tahun 2021 terbukti naik 17,8 persen, atau mencapai 611.682 kontainer,” tambah Dendi. (Man)



