Kedua, dirancang sebagai daerah pariwisata. Ketiga, Batam dibangun sebagai daerah perdagangan. Kemudian, keempat, dibangun sebagai daerah alih kapal. Maka pelabuhan dikembangkan, seperti di Batuampar.
“Itulah kenapa sebabnya Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi gencar membangun infrastruktur yang berkualitas Dunia. Dikembangkan bandaranya, pelabuhan, aksesibilitas hingga KEK (Nongsa Digital Park juga KEK Kesehatan di Sekupang),” papar dia.
Pengetahuan ini menjadi modal generasi muda untuk terus memboboti diri dan andil aktif dalam pembangunan serta menikmati hasilnya. “Kalian jangan jadi penonton saja,” katanya.
Empat hal itu menjadi penting karena itulah arah pembangunan Kota Batam, yakni sebagai daerah industri, daerah pariwisata, daerah perdagangan dan sebagai alih kapal. (hms/man)



