“Alhamdulillah, momen berlebaran tahun ini bisa memberikan rasa nyaman, dan Batam nihil kasus. Ini merupakan capaian yang sangat bagus. Kalau kita lihat tahun lalu, tim medis masih berjibaku dengan pasien yang jumlahnya mencapai ribuan orang,” kata Amsakar.
Ke depan, kata dia, Batam diharapkan bisa mempertahankan nihil kasus. Sehingga bisa bersiap menghadapi tantangan di depan. Pemulihan ekonomi, wisata menjadi target Pemerintah Kota Batam berikutnya.
Meskipun sudah berjalan, pemulihan ekonomi diharapkan bisa terus membaik. Masyarakat Batam merindukan suasana ketika tahun 2019 lalu.
Semua usaha berjalan, lapangan kerja ada, dan pemutusan hubungan tidak terjadi. Begitu juga dengan sektor hotel yang sudah menutup operasional mereka.
BACA:Â Wali Kota Tanjungpinang Halal Bihalal Tidak Sediakan Kursi Dan Makanan Dibawa Pulang
Menurutnya kalau kondisi ekonomi kota Batam semakin membaik, tidak menutup kemungkinan kembali beroperasi. Termasuk pula dunia pariwisata.
“Saya rasa masih banyak PR yang harus kami laksanakan. Terutama pemulihan ekonomi ini. Wisman sampai saat ini juga belum memperlihatkan pergerakan yang siginifikan. Namun mudah-mudahan secepatnya normal,” kata Amsakar.
Sebelumnya diberitakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan sejak Senin 2 Mei 2022, tidak ada penambahan kasus baru. Menurutnya nihilnya penambahan kasus Covid-19 ini menjadi kado manis untuk Batam.
“Alhamdulillah sejak 1 Syawal sampai hari ini zero kasus Covid-19. Tak ada penambahan. Kalau saya bilang, ini hadiah lebaran yang sangat indah,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, meski kasus Covid-19 sekarang nihil. Namun, harus tetap menjaga protokol kesehatan. (Redaksi)



