Seorang pengendara Hariyanto mengatakan, penanaman pohon itu dilakukan warga setempat pada Minggu.
BACA:Korban Keracunan Kinder di Inggris Bertambah Jadi 73 Anak
Namun, pada Senin pagi sekira pukul 08.00 WIB, pohon pisang itu tiba-tiba hilang.
“Belum diketahui siapa yang mencabut pohon pisang tersebut,” katanya.
Ia menjelaskan sebelumnya warga menanam dua batang pohon pisang persis di tengah jalan.
Hariyanto mengatakan jalan tersebut saat musim hujan, sering tergenang air. Kalau musim kemarau terjadi polusi udara, karena mobil proyek pengangkut tanah sering melintas di jalan ini.
BACA:Disperdagin Tanjungpinang Minta Distributor Jangan Terputus Order Minyak Goreng ke Batam
Tidak hanya itu, penerangan lampu di jalan ini juga kurang. Soalnya, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sini sering mati sehingga menyebabkan pengendara motor sering terjebak di lubang tersebut.
“Apalagi para pengendara motor yang melintas di sini sering rebutan cari jalan yang bagus. Karena nyaris semua jalan ini berlubang,ā paparnya. (Redaksi)



