HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Setelah sekian lama tidak kunjung diperbaiki Jalan S Parman, akhirnya warga Seibeduk, Kota Batam, menanam pohon pisang di JalanĀ tersebut.
Jalan tersebut bahkan sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan yang cukup parah.
Tidak hanya berlubang, namun debu dan kerikil cukup banyak sehingga sangat membahayakan pengendara yang melintas.
Oleh karena itu warga Seibeduk Kota Batam geram dan melakukan aksi protesĀ dengan menanam pohon pisang di jalan tersebut.
Penanaman pohon pisang dilakukan di dua titik. Pertama di Simpang Sekolah Visi Kudus, Pancur Tower I, Kelurahan Duriangkang, Sei beduk Kota Batam.Ā Kemudian lokasi kedua di depan Kantor Lurah Duriangkang.
Tampak jalan Raya S Parman yang rusak parah tepatnya berada diĀ Simpang Sekolah Visi Kudus, Pancur Tower I, kelurahan Duriangkang, Sei beduk Kota Batam.
BACA:KPK Berharap Penyelesaian Aset Hibah Antam ke Pemko Tanjungpinang Cepat Setelah 24 Tahun Menunggu
Lubang yang dalam itu sangat membahayakan pengendara yang melintas sehingga warga menanam pohon pisang. Hal ini kerap memicu kemacetan disaat pagi hari pada jam keberangkatan anak sekolah, serta sore hari saat warga pulang kerja.
Seorang warga mengatakan pihaknya sengaja menanam pohon pisang
di tengah jalan agar cepat mendapatkan respon dari pemerintah.
“Kita harus viralkan terlebih dahulu, agar bisa cepat direspon oleh pemerintah,” ujarnya, Selasa (26/4/2022).



