HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberikan tanggapan atau jawaban perihal pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Batam perihal Ranperda APBD Kota Batam Tahun 2023 di Kantor DPRD Batam.
Ia mengucapkan terimakasih juga mengapresiasi anggota dan pimpinan DPRD Batam yang telah memberikan pemandangan umum atas realisasi ranperda tersebut beberapa waktu lalu.
“Dan, menyetujui untuk dilanjutkan pembahasannya sesuai tata tertib DPRD Kota Batam,” kata Amsakar yang hadir mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Rabu (24/8/2022).
BACA JUGA:Â Pemkab Bintan Siapkan 50 Hektare Lahan Pertanian, Warga Siap Tanam Cabai Jaga Ketahanan Pangan
Salah satu yang mencuat dalam pandangan umum fraksi-fraksi yakni harapan perihal upaya peningkatan pendapatan daerah. Amsakar mengungkapkan, Pemerintah Kota Batam terus berupaya untuk mengoptimalkan pendapatan melalui kebijakan ekstensifikasi dan intensifikasi dengan menggunakan fasilitas IT agar menghindari kebocoran.
“Di samping, berupaya meningkatkan kemampuan SDM penghasil untuk menggali potensi pendapatan daerah di Kota Batam,” kata Amsakar menjawab pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan.
Selain itu, pihaknya juga terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui, antara lain: peningkatan infrastruktur, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan memberikan kemudahan izin usaha.
BACA JUGA:Â Bentuk Polsubsektor Agar Cepat Melayani Masyarakat Terluar di Anambas
“Kami mendorong kenaikan pendapatan per kapita masyarakat Kota Batam yang berdampak terhadap penerimaan PAD baik dari pajak daerah, retribusi daerah maupun lain-lain pendapatan asli daerah yang sah,” katanya.
Harapan perihal agar proyeksi PAD tercapai juga disampaikan fraksi Nasdem. Menurutnya, Pemko Batam akan terus melakukan sosialisasi pada masyarakat agar kesadaran wajib pajak atau retribusi meningkat.


