Sunday, February 22, 2026
HomeEkobisnisBank Indonesia Gelar FEKDI Optimalkan Digitalisasi Perekonomian dan Keuangan Nasional

Bank Indonesia Gelar FEKDI Optimalkan Digitalisasi Perekonomian dan Keuangan Nasional

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, membuka Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 pada Senin (11/7/2022).

Festival yang mengangkat tema “Advancing Digital Economy and Finance: Synergistic and Inclusive Ecosystem for Accelerated Recovery” ini merupakan ajang etalase inovasi produk dan layanan serta sinergi kebijakan ekonomi dan keuangan.

Acara ini diselenggarakan Bank Indonesia bersama Kementerian Perekonomian dengan didukung Kementerian-Lembaga dan industri, guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Sinergi tersebut diperkuat dengan komitmen bersama melalui peluncuran Gerakan Sinergi Nasional Ekonomi dan Keuangan Digital.

BACA JUGA: Ombudsman Kepri Minta Pemko Batam Perhatikan Akses Jalan Utama Kampung Tua Tanjung Gundap

Perhelatan ini sekaligus merupakan event sampingan dalam rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua, Bali.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa saat ini digitalisasi menjadi pilar Indonesia Maju. Melalui FEKDI 2022, pihaknya pun memperkuat sinergi dan kolaborasi digitalisasi di Indonesia.

“Sinergi dan inovasi yang inklusif diperlukan untuk memajukan bangsa agar dapat bersaing secara global. Mari tunjukkan ke dunia dan G20 bahwa Indonesia sudah maju secara digital,” ujar Perry.

Ia mengungkapkan, Bank Indonesia mendukung perwujudan ekonomi keuangan digital, khususnya melalui kebijakan digitalisasi sistem pembayaran.

BACA JUGA: Covid Mulai Meningkat, Pemko Batam Gesa Vaksinasi Ketiga

Bank Indonesia berkomitmen mendukung sinergi bauran kebijakan ekonomi dan keuangan digital nasional, sejalan dengan komitmen pemerintah dan visi Presiden RI menuju Indonesia Maju.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 juga telah menciptakan prospek cerah pada potensi ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

BACA JUGA  Pasokan Bahan Pokok Tersedia Sampai Mei, Sekda dan Asosisasi Distribusi Sembako Yakin Tak Terjadi Kepanikan

Pada tahun 2021, nilai perdagangan digital mencapai Rp 401 triliun seiring dengan meningkatnya akseptasi dan preferensi berbelanja daring serta didukung perluasan sistem pembayaran digital dan akselerasi digital banking.

 

BACA JUGA: Muncul Kasus Baru di Batam, Kini Jumlah Pasien Covid Jadi Sembilan Orang

Pada tahun 2025 potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp 2.050 triliun, kemudian pada tahun 2030 diproyeksikan naik menjadi Rp 4.531 triliun.

“Indonesia juga menjadi tujuan investasi digital terpopuler di Asia Tenggara atau mewakili 40 persen digitalisasi di Asia Tenggara dengan didukung upaya perbaikan iklim usaha yang kondusif,” jelas Airlangga.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI