HARAPANMEDIA.COM, BATAM –Pemerintah Kota Batam segera membuat jalur layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Batam di sejumlah ruas jalan.
Kepala UPT Pelayanan Jasa Transportasi Dinas Perhubungan Kota Batam, Bambang Sucipto, mengatakan lajur paling kiri akan diarahkan menjadi jalur Trans Batam secara bertahap.
“Ke depannya semua lajur Trans Batam akan kita cat warna merah seperti itu, dengan mengambil sisi lajur kiri, paling kiri,” ujar Bambang Cipto, Rabu (10/9/2026).
BACA JUGA:Â Rancangan APBD Batam 2027 Sebesar Rp 4,86 Triliun, Pengentasan Kemiskinan Salah Satu Prioritas Pembangunan
Bambang mengatakan Batam memiliki banyak lajur yang berbeda di setiap jalan, maka rencananya lajur paling kiri akan diperuntukkan bagi Trans Batam.
Penataan tersebut menjadi bagian dari pengembangan sistem BRT di Kota Batam.
Saat ini, konsep lajur merah sudah dapat dilihat di kawasan Bandara Hang Nadim.
Bambang mengatakan Batam telah menetapkan BRT sebagai pilihan angkutan massal perkotaan berbasis jalan. Pilihan tersebut berbeda dengan LRT dan MRT yang menggunakan sistem berbasis rel.
BACA JUGA:Â Batam Jadi Rujukan Pengembangan Ekonomi, DPRD Tangerang Selatan Temui Amsakar-Li Claudia
“LRT dan MRT itu berbasiskan rel, dan BRT atau bisa dikatakan bus rapid transit berbasiskan jalan,” katanya.
Pengembangan BRT Trans Batam juga telah mulai terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
Bambang mengatakan Trans Batam kini terhubung dengan transportasi udara melalui Bandara Hang Nadim.
Layanan tersebut mulai masuk ke kawasan bandara pada 2 Juli 2026.
Selain bandara, Trans Batam juga diarahkan terhubung dengan sejumlah simpul transportasi laut.
Di antaranya Pelabuhan Batam Center, Sekupang, Sagulung dan Nongsa.



