HomeBatamKenduri Seni Melayu Mampu Gerakkan Sektor Pariwisata dan Perkuat Ekonomi Kreatif

Kenduri Seni Melayu Mampu Gerakkan Sektor Pariwisata dan Perkuat Ekonomi Kreatif

spot_img

HARAPANMEDIA.CO, BATAM -Di hadapan ribuan masyarakat, dan tamu kehormatan, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka Kenduri Seni Melayu (KSM) Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Jumat (3/7/2026). Pembukaan berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membacakan puisi berjudul Uwak.

Dalam khazanah budaya Melayu, uwak berarti bapak. Melalui puisi tersebut, Amsakar mempersembahkan penghormatan kepada seluruh sosok ayah yang menjadi teladan dalam kehidupan keluarga.

Bait demi bait puisi mengangkat nilai kasih sayang, pengorbanan, tanggung jawab, serta nasihat yang menjadi bekal menjalani kehidupan. Lantunan puisi itu menghadirkan suasana haru sekaligus menguatkan pesan tentang pentingnya menjunjung tinggi adab, budi pekerti, dan penghormatan kepada orang tua sebagai bagian dari jati diri masyarakat Melayu.

BACA JUGA: 71 Calon Polisi Lulus Siap Ikuti Pendidikan Mulai 20 Juli, Wakapolda Sebut Seleksi Trasparan dan Akuntabel

Malam pembukaan Kenduri Seni Melayu 2026 turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan sekaligus Asisten Deputi Event Internasional Kementerian Pariwisata RI, Hafiz Agung Rifai, yang mewakili Menteri Pariwisata RI, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif Yuke Sri Rahayu, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin.

Selanjutnya Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau Kota Batam Raja Muhammad Amin, jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, serta delegasi seni dan budaya dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan sejumlah provinsi di Indonesia, seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengusung semangat memperkuat pengembangan pariwisata berbasis budaya, Kenduri Seni Melayu kembali menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional, permainan rakyat, hingga sajian kuliner khas Melayu melalui kolaborasi para seniman lokal, nasional, dan internasional.

BACA JUGA  Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimistis Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia

BACA JUGA: Li Claudia Motivasi Atlet Batam Pertahankan Juara Umum POPDA Kepri Janjikan Bonus Tambahan

Amsakar menyampaikan rasa syukur karena Kenduri Seni Melayu telah memasuki penyelenggaraan ke-27 dan terus berlangsung tanpa pernah terputus. Menurutnya, konsistensi tersebut menjadi bukti kuat komitmen masyarakat Batam dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu.

“Kenduri Seni Melayu sampai dengan tahun ke-27 ini terselenggara dengan baik dan belum pernah terputus. Ini menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Amsakar menilai Kenduri Seni Melayu bukan sekadar agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antarpelaku seni dari berbagai daerah dan negara.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI