HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menambah delapan halte Bus Rapid Transit (BRT) Trans Batam pada 2026 serta melengkapi fasilitas transportasi publik di titik yang dinilai paling membutuhkan.
Kepala UPT Trans Batam Dishub Batam Bambang Sucipto mengatakan pembangunan halte tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam dengan nilai sekitar Rp90 juta untuk setiap titik.
“Untuk tahun ini kita ada delapan halte dibangun untuk BRT Trans Batam. Tujuannya melengkapi fasilitas dan meningkatkan kenyamanan pengguna bus Trans Batam di titik-titik yang paling membutuhkan atau yang paling urgent,” kata Bambang, Rabu (01/07/2026).
BACA JUGA: BP Batam Sambut Firmus Technologies, Perkuat Posisi Batam Dalam Rantai Digital Ekosistem AI
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan diprioritaskan pada titik-titik yang memiliki kebutuhan mendesak.
“Saat ini yang paling membutuhkan dan paling banyak penumpangnya itu yang kita dahulukan. Contohnya halte di depan Rumah Sakit Awal Bros-Perumahan Casablanca, yang dibongkar karena pelebaran jalan. Nanti saat jalannya sudah selesai, halte akan segera kita bangun kembali,” ujarnya.
Beberapa lokasi yang masuk dalam rencana pembangunan antara lain kawasan Masjid Agung Batam, Simpang Batu Besar, depan Lanud TNI AU Batu Besar, Bundaran Base Camp, Kampung Tengah Batu Besar, serta kawasan Casablanca di depan Rumah Sakit Awal Bros.
BACA JUGA: Tanggal Merah Banyak Bulan Mei Wisatawan Melonjak Datang ke Batam Liburan
Meski demikian, Bambang mengatakan titik pembangunan memungkinkan mengalami penyesuaian, sesuai kondisi di lapangan saat pelaksanaan.



