HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kenaikan harga jual gas ke perusahaan listrik negara akan berdampak terhadap industri yang ada di Batam. Kenaikan itu kan membuat sejumlah perusahaan kena imbas.
Pihak PLN sendiri terus melakukan pendekatan ke pusat agar kenaikan harga gas tidak melonjak drastis.
Humas PLN Batam Furkon mengatakan pimpinannya sedang melakukan berbagai upaya ke pusat agar tarif harga jual gas ke PLN tidak melonjak apalagi saat ini pembelian gas primer tersebut menggunakan dolar.
“Pimpinan kami sedang berusaha melakukan loby-loby agar Pemerintah Pusat tidak menaikkan harga jual Gas terlalu tinggi ke PLN. Semoga dalam waktu dekat ada titik terang,” katanya Kamis kemarin.
Terkait harga jual gas ke PLN yang mengalami kenaikan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam berharap kebijakan tersebut tidak diikuti dengan kenaikan tarif listrik, karena berpotensi menambah beban operasional industri.
BACA JUGA:Â Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Wali Kota dan Kajari Batam Teken Kerja Sama
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid, mengatakan tarif gas dari PGN untuk sektor industri telah mengalami kenaikan hingga 100 persen dibandingkan tarif sebelumnya. Kondisi tersebut, menurutnya, sudah cukup memberikan tekanan terhadap biaya produksi perusahaan.



