HomeUncategorizedTumbur Hutasoit Dorong Pelni Buka Penjualan Tiket Non Seat Antisipasi Lonjakan Penumpang

Tumbur Hutasoit Dorong Pelni Buka Penjualan Tiket Non Seat Antisipasi Lonjakan Penumpang

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Menjelang Natal dan Tahun Baru, volume keberangkatan penumpang yang mau mudik ke kampung halaman mulai ramai. Bahkan setelah Pelni membuka penjualan tiket mudik secara online langsung diserbu warga dan sangat cepat habis.

Kini tiket tersebut sudah habis padahal masih banyak warga yang ingin mudik tapi belum dapat tiket.

Sejumlah warga Batam mengeluhkan sulitnya mendapatkan tiket kapal Pelni KM Kelud untuk rute Batam-Belawan yang akan mudik Natal 2024. Mereka yang hendak mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) merasa bingung karena tiket sudah terjual habis, baik secara daring maupun di kantor penjualan di kantor Pelni.

BACA JUGA: Liburan Akhir Tahun Segera Tiba, Berikut Syarat, Lama dan Biaya Pembuatan Visa

Tak heran, banyak warga datang ke kantor Pelni setiap hari namun harus pulang kosong tanpa bisa membeli tiket, karena sudah habis.

“Kami sudah cek di aplikasi online, semuanya habis. Saya juga sudah ke kantor Pelni, tapi mereka bilang tiket untuk Desember memang sudah tak ada,” kata Duma warga perantau dari Medan.

Duma mengaku sudah mencari tiket sejak awal Desember, namun hasilnya nihil. Bahkan, ia setiap saat memantau aplikasi Peni Mobile untuk membeli tiket namun tiket tidak tersedia.

BACA JUGA: Kepala BP Batam Muhammad Rudi Hadiri RSBP Batam Awards 2024

“Saya harus beli di mana lagi. Mudik ini penting buat keluarga soalnya sudah 3 tahun tak pulang kampung. Dan saya sangat berharap bisa dapat tiket agar kami bisa pulang,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Rus warga Batam center yang hendak pulang kampung. Ia mengatakan keberangkatan KM Kelud untuk rute Batam-Belawan setiap minggunya selalu penuh menjelang akhir tahun. “Saya memantau tiket di penjualan online tapi habis. Awal Desember tiket sudah habis semua,” katanya.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI