Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target dan tidak mengalami keterlambatan yang berpotensi menimbulkan persoalan, termasuk putus kontrak.
BACA JUGA: Amsakar Achmad Turun Lapangan, Lihat Perbaikan Pipa Muka Kuning yang Sempat Bocor Kena Alat Berat
Pada sektor pelayanan dasar, Amsakar memberikan perhatian khusus terhadap persoalan air bersih. Ia meminta tim teknis menyusun peta jalan pembenahan dalam jangka panjang, sembari memastikan penanganan kondisi darurat tetap berjalan, termasuk pendistribusian air menggunakan mobil tangki ke wilayah yang terdampak.
“Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Tantangan pipa tua memang ada, tetapi kawan-kawan di lapangan harus hadir membawa solusi dan menenangkan warga. Terima kasih kepada tim yang bergerak cepat merespons aduan masyarakat,” ujarnya.
Amsakar juga menyoroti persoalan internal kepegawaian, khususnya tingginya permohonan izin perceraian di lingkungan ASN Pemko Batam. Ia meminta pimpinan OPD dan jajaran terkait mengupayakan langkah pembinaan serta mediasi untuk membantu menyelesaikan persoalan keluarga ASN.
Selain mediasi, ia mendorong penguatan pembinaan spiritual melalui kegiatan keagamaan dan pengajian sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan keluarga di lingkungan ASN.
BACA JUGA: BP Batam Rampungkan Perbaikan 12 Titik Ruas Jalan di Kota Batam
Mengakhiri arahannya, Amsakar optimistis integrasi kerja antara Pemko dan BP Batam dapat semakin memperkuat perekonomian daerah. Ia berharap pertumbuhan ekonomi Batam dapat melampaui 7 persen pada triwulan mendatang.
“Batam saat ini menjadi perhatian nasional, mulai dari jenderal, menteri, hingga investor. Cara terbaik kita membalas perhatian tersebut adalah dengan mempersembahkan kinerja terbaik, menjaga soliditas, dan bekerja optimal demi kemajuan daerah,” pungkasnya. (*/red)



