Sejumlah bagian jalan beton yang rusak sedang dibongkar, termasuk beberapa besi yang masih berada di tengah ruas jalan.
Ia mengakui proses pembongkaran membutuhkan waktu karena pekerjaan dilakukan secara bertahap agar hasilnya maksimal.
“Kami sedang dalam proses membongkar beberapa tiangnya itu. Tapi memang butuh sedikit waktu karena kami ingin pekerjaan ini dituntaskan dengan serius,” tambahnya.
Amsakar menuturkan, sebelum insiden tersebut terjadi, rambu-rambu peringatan telah dipasang di sekitar lokasi proyek. Pengendara juga telah diingatkan untuk berhati-hati saat melintas di kawasan yang sedang diperbaiki.
Ia menduga pengendara kemungkinan berada dalam kondisi mengantuk saat melintas.
Namun demikian, BP Batam tetap melakukan evaluasi dengan memperkuat pengamanan di lokasi proyek. Sebelumnya diberitakan, seorang pengendara motor diduga terjatuh setelah menabrak tumpukan batu pecahan cor di lokasi perbaikan Jalan Gajah Mada pada Minggu (26/7/2026) dini hari.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri, mengatakan pihaknya masih menelusuri kejadian tersebut karena hingga kini belum menerima laporan resmi dari pengendara yang mengalami kecelakaan. “Masih ditelusuri oleh anggota di lapangan, kami belum dapat data pengendaranya,” kata Jefri.
Pantauan di lokasi menunjukkan perbaikan Jalan Gajah Mada masih terus berlangsung.
Selain pembongkaran jalan beton yang rusak, petugas juga telah menambah rambu peringatan dan memasang pembatas agar kendaraan tidak melintas di area pekerjaan. (*)



