“Untuk tahap awal dicoba dulu dari rumah. Kalau memang mentok dan tidak bisa, baru datang ke sekolah dan akan kami bantu,” tambahnya.
Sari juga memastikan kondisi jaringan internet maupun sistem pendaftaran di SMPN 12 Batam hingga saat ini berjalan normal.
“Kebetulan kondisi internet di sekolah cukup baik dan sampai saat ini sistem juga tidak ada masalah,” kata Sari.
BACA JUGA:Â Polsek Bengkong Minta Masyarakat Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan Kamtibmas Darurat
Untuk tahun ajaran baru ini, SMPN 12 Batam menyediakan kuota sebanyak 405 siswa yang akan dibagi ke dalam sembilan rombongan belajar (rombel).
Sementara itu, Kepala SMPN 12 Batam, Nurmi, mengimbau para orangtua dan calon siswa agar memahami dengan baik mekanisme pendaftaran sebelum menentukan pilihan sekolah.
Menurutnya, khusus jalur prestasi, calon siswa diberikan kesempatan memilih dua sekolah tujuan sehingga peluang diterima tetap terbuka apabila tidak lolos di pilihan pertama.
“Kalau tidak diterima di pilihan pertama, sistem akan mengarahkan ke pilihan kedua yang sudah dipilih sebelumnya. Karena itu orangtua dan siswa harus benar-benar mempertimbangkan pilihan sekolah sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing,” jelas Nurmi.
Nurmi menambahkan, calon siswa tidak perlu terburu-buru dalam menentukan pilihan sekolah. Orangtua dan anak sebaiknya berdiskusi terlebih dahulu agar tidak salah memilih jalur maupun sekolah tujuan.
“Kami berharap orangtua mempersiapkan semuanya dengan matang, melihat jarak domisili, nilai yang dimiliki anak, serta peluang di sekolah tujuan. Dengan begitu proses pendaftaran bisa berjalan lebih baik dan anak-anak di Kota Batam dapat memperoleh sekolah yang sesuai,” kata Nurmi. (*/man)



