HARAPANMEDIA.COM, KEPRI – Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai dilirik para investor untuk dikembangkan.
Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, menyampaikan dalam waktu dekat dua investor mulai menggarap kawasan FTZ di Dompak dan Senggarang.
“Dua investor itu bakal mengembangkan wilayah FTZ di Dompak dan Senggarang,” kata Cokky.
Khusus di kawasan Dompak akan dikembangkan sektor budidaya ikan kerapu, yang ditargetkan untuk ekspor. Sedangkan di Senggarang, investor akan membangun galangan kapal guna mendukung sektor maritim.
BACA JUGA: Bintan Resort Kenalkan Wisata Bahari ke Mancanegara Gelar Perlombaan Perahu Layar
“Hasil Budidaya ikan bakal kita ekspor. Sementara di Senggarang akan dikembangkan galangan kapal,” paparnya.
Sementara itu, dua investor lainnya saat ini masih dalam tahap pengurusan perizinan. Salah satunya bergerak di sektor pengolahan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomis.
“Kita sedang menunggu izin dari kementerian. Kami optimistis dalam waktu dekat investor itu segera masuk ke Tanjungpinang,” katanya.
Adapun nilai investasi pada awal 2026 mencapai sekitar Rp60 miliar. Meski angka tersebut masih di bawah target, BP Tanjungpinang tetap optimistis tren investasi akan terus meningkat.



