Fenomena ini menunjukkan tingkat spiritualitas cenderung tinggi di negara-negara berkembang, terutama di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Sebaliknya, negara-negara Barat yang lebih sekuler menunjukkan angka yang jauh lebih rendah dalam praktik ibadah harian.
Semisal, meskipun Amerika Serikat dikenal sebagai negara yang religius, hanya 44% penduduknya yang berdoa setiap hari. Angka ini jauh di bawah Indonesia, Kenya, atau bahkan Bangladesh.
India menjadi catatan tersendiri dalam laporan ini. Walau hanya 71% penduduknya yang berdoa setiap hari, jumlah absolutnya sangat besar, yaitu lebih dari 1 miliar orang, tertinggi di dunia. (*)


