“Jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke laut. Sampah plastik sangat berbahaya karena bisa merusak ekosistem laut dan berdampak jangka panjang bagi kehidupan kita,” tegas Ansar.
Ia menambahkan, Pulau Penyengat sebagai salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Melayu harus dijaga kebersihannya secara bersama-sama. Pemerintah, kata Ansar, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kita ingin Penyengat tetap bersih, indah, dan nyaman dikunjungi. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat Kepri,” ujarnya.
Oleh karena itu orang nomor satu di Kepri itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan budaya bersih sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Kalau kita kompak menjaga lingkungan, insya Allah laut kita tetap lestari dan generasi mendatang masih bisa merasakan manfaatnya. Mari kita jaga Kepri dengan tindakan nyata, dimulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” katanya. (*/man)


