Gelombang laut yang tinggi pada Desember 2025 turut mempengaruhi kelancaran distribusi logistik.
“Kemarin kita rapat dengan BMKG, diprediksi gelombang laut meningkat. Ditambah curah hujan tinggi dan pasang laut, kita juga harus mewaspadai potensi banjir rob,” katanya.
Sementara untuk menekan laju inflasi, Pemerintah Kota Batam telah menggelar bazar sembako murah dengan potongan harga hingga 50 persen serta melibatkan distributor untuk membantu penyediaan kebutuhan pokok masyarakat.
BACA JUGA: Wali Kota Tunggu Pemeriksaan Internal Pemko Gustian Riau Terancam Diberhentikan
Amsakar juga menegaskan pentingnya mengurangi ketergantungan Batam terhadap daerah pemasok luar untuk jangka panjang.
Terkait isu larangan impor beras yang sempat mencuat, Amsakar memastikan Batam tidak melakukan impor beras.
Amsakar menegaskan seluruh komoditas beras yang beredar di Batam merupakan produksi dalam negeri.
“Saya pastikan, dalam dua sampai tiga tahun terakhir, tidak ada izin impor beras yang dikeluarkan untuk Batam,” tegasnya.
Bahkan, Amsakar mengaku sempat dipanggil langsung oleh Menteri Perdagangan untuk menjelaskan kondisi tersebut.
Dalam pertemuan itu, Amsakar meminta dukungan pasokan beras premium untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam. (*/man)


