“Kita tahu bahwa pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama merupakan sumber PAD terbesar Kepri. Karena itu, pemerintah terus berinovasi agar masyarakat semakin patuh dan sadar pajak,” jelasnya.
Dalam acara tersebut, Gubernur Ansar berkesempatan memutar undian untuk salah satu pemenang, disusul oleh Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, serta sejumlah pejabat Pemprov Kepri lainnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri Abdullah menjelaskan bahwa pembagian hadiah dilakukan secara proporsional berdasarkan domisili wajib pajak di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.
“Empat paket hadiah diberikan untuk wajib pajak dari Kota Batam, sementara masing-masing satu paket diberikan untuk kabupaten dan kota lainnya,” terang Abdullah.
Adapun para pemenang paket umrah/wisata religi Gebyar PKB 2025 Kepri yakni:
Muhammad Syahril (Kota Tanjungpinang), Suyanto (Kabupaten Karimun), Maskuri (Kabupaten Bintan), Ramadhani (Kabupaten Lingga) dan Muhammad Tahwid (Kabupaten Natuna).
Wajib pajak yang beruntung lainnya yakni Farida (Kabupaten Kepulauan Anambas), Mardiansah (Kota Batam I), Abdurahman (Kota Batam II), Antok Pribadi (Kota Batam III) dan Anita (Kota Batam IV).
Sejumlah pejabat yang hadir dalam acara tersebut yakni Tim Percepatan Pencapaian Target Pembangunan, Asisten dan Kepala OPD Pemprov Kepri, Dirlantas Polda Kepri, Kepala PT Jasa Raharja Kepri, pimpinan bank mitra, notaris, dan tamu undangan. (*/man)



