Menurutnya, apabila langkah-langkah tersebut dijalankan secara konsisten, potensi konflik sosial di Batam dapat ditekan sejak dini.
“Insyaallah, kalau semua dijalankan dengan baik dan konsisten, konflik sosial di Batam bisa kita cegah sedini mungkin. Batam ini rumah kita, mari kita jaga dan rawat bersama,” kata Amsakar.
BACA JUGA: Antisipasi Pasokan Air Bersih Warga Terus Meningkat, Amsakar Perintahkan Bangun Pipa Baru
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa koordinasi yang solid antarinstansi menjadi kunci terciptanya rasa aman dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Pencegahan konflik sosial bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Li Claudia.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi, kesamaan langkah, dan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan sosial di Kota Batam yang majemuk dan dinamis.
“Mari kita jaga agar Batam tetap kondusif dan harmonis. Jika Batam aman dan nyaman maka investor tidak ragu lagi berinvestasi di kota ini,” katanya. (*/man)



