BACA JUGA: Bupati Natuna Cen Sui Lan Perkuat Sinergitas Dengan PWI Kepri Dorong Pembangunan Daerah Perbatasan
Ia menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat signifikan apabila dua mesin penggerak utama berjalan beriringan, yaitu sektor swasta dan pemerintah.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa melompat kalau dua mesin bergerak, yaitu mesin swasta dan mesin pemerintah. Mesin pemerintah di antaranya adalah realisasi belanja yang harus dioptimalkan, karena selain mendorong uang beredar ke masyarakat, juga menstimulasi sektor swasta,” ujar Tito.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memaparkan bahwa kondisi ekonomi nasional saat ini berada dalam tren positif. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2025 mencapai 5,12 persen, termasuk tertinggi di antara negara-negara G-20, dengan inflasi terkendali di angka 2,65 persen.
BACA JUGA: Optimalkan Tata Kelola Kelembagaan, Kepala BP Batam Sambangi Kejati Kepri
“Ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga, sementara pertumbuhan ekonomi tetap berjalan. Semua ini menggambarkan bahwa ekonomi Indonesia sehat, stabil, dan dipercaya pasar,” jelasnya.
Dengan terlaksananya rapat koordinasi ini, diharapkan akan terbangun langkah-langkah konkret, kolaboratif, dan berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi. (*/man)


