HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Nasib warga yang tertipu membeli kaveling bodong di Batam masih menggantung. Sebelumnya ratusan korban kaveling bodong sudah melaporkan kasus ini ke Polresta Barelang, namun hingga kini masih tahap penyidikan. Belum ada ditetapkan tersangka.
Belum ada perkembangan proses penyidikan di Polresta Barelang, warga korban kaveling bodong mendatangi gedung DPRD Batam untuk meminta agar masalah ini bisa diselesaikan dengan memanggil pihak-pihak terkait.
Menanggapi persoalan korban kaveling bodong ini Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin meminta Komisi I DPRD Batam segera mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai masalah kaveling bodong ini.
Muhammad Kamaluddin mengaku miris dengan kasus tersebut. Politisi Partai NasDem itu juga sudah mendengar cerita tersebut setelah para korban membuat laporan ke Polresta Barelang.
“Ini suratnya baru masuk, nanti saya segera cek dan arahkan ke Komisi I untuk segera dijadwal Rapat Dengar Pendapat,” kata Kamaluddin, Senin (20/10/2025).
Sejumlah perwakilan korban kaveling bodong di Batam mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam.
BACA JUGA:Â Tibelat Farm Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pasokan Ikan Tawar ke Masyarakat
Heni salah satu perwakilan korban kaveling bodong berharap agar ada titik terang. Mereka mendatangi gedung DPRD Batam dengan harapan persoalan yang mereka alami bisa dibawa dalam rapat dengar pendapat (RDP).
Mereka berharap polisi menangkap terduga pelaku yang sudah mereka laporkan ke Polresta Barelang sejak Juli 2025 lalu.
“Kalau dari kami sudah diminta keterangannya. Kami juga sudah memberikan data yang diminta. Namun sampai saat ini belum ada perkembangan,” kata Heni.


