“Mulai sekarang laporan pendapatan harus langsung ke saya, agar bisa mendeteksi kebocoran secara lebih cepat,” kata Leo.
Selain itu, Leo menegaskan seluruh petugas harus memakai atribut resmi saat bertugas, dan petugas yang tidak jujur akan langsung diganti.
“Kejujuran juru parkir adalah kunci agar pendapatan sesuai dengan yang sebenarnya di lapangan,” ujarnya.
Leo juga melakukan audit internal pegawai untuk memastikan tidak ada pegawai Dishub yang bermain-main dengan pendapatan parkir.
“Jika nanti ada pegawai yang terbukti terlibat akan dikenai sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” kata Leo.
BACA JUGA: Jaga Batam Tetap Kondusif, Wali Kota Hadiri Rapat Zoom Dengan Mendagri
Meski tahun 2025 tersisa empat bulan, Leo bertekad untuk mengoptimalkan pendapatan parkir agar target akhir tahun ini bisa mendekati Rp20 miliar.
“Tahun depan, kami juga berencana melakukan digitalisasi sistem parkir sesuai amanat Kementerian,” kata Leo.
“Tahun 2026, sistem parkir Batam mungkin akan berubah menjadi lebih modern dan transparan sehingga target yang diberikan bisa tercapai,” paparnya. (*/man)



