Pengunjung nantinya disuguhkan penampilan IPanK – pelantun lagu Rantau Pa Jauh, Lumpur dan Berlian – yang diyakini menghadirkan panggung pertunjukkan yang mewah. Juga diisi penampilan Samudra Ensemble, Toples Band dan DJ Alfiandi yang akan menghidupkan suasana malam Tanjungpinang yang enerjik.
Pengunjung juga disuguhkan tari-tarian daerah, musik etnik, hingga busana tradisional yang memukau.
“Event ini sebagai salah satu wujud komitmen Pemprov Kepri dalam mendukung pariwisata regeneratif yang menekankan pada kondisi sosial budaya dan lingkungan dengan peran serta masayarakat secara aktif menuju transformasi destinasi wisata khususnya di kota Tanjungpinang,” terang Hasan.
Kemilau Nusantara Kepri bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, acara ini menjadi ruang pertemuan budaya, tempat memperkuat keberagaman dan persaudaraan, menjadikan aneka warna kebudayaan Indonesia dalam simpul persatuan bangsa di satu panggung.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dengan Dewan Pengurus Provinsi Kepulauan Riau Ikatan Tionghoa Muda (ITM) yang sekaligus menggambarkan kolaborasi nyata dalam semangat kebersamaan dan toleransi, sekaligus memperlihatkan kekuatan Kepri sebagai daerah multikultural.
Hasan menambahkan, event ini juga menjadi bagian penting dalam promosi pariwisata daerah.
“Kemilau Nusantara Kepri bukan hanya hiburan, tapi juga etalase budaya dan daya tarik pariwisata kita. Dengan dukungan semua pihak, acara ini akan menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi wisata budaya unggulan,” pungkasnya. (*/man)



