HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pemotongan lahan untuk pembangunan menimbulkan persoalan baru seperti jalan berlumpur saat musim hujan dan berdebu ketika musim panas. Belakangan ini yang sering terjadi ketika hujan turun membuat sejumlah titik terendam banjir dan menjadi langganan banjir.
Hujan yang deras membuat sejumlah ruas jalan tergenang. Terkait hal ini Anggota DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit mengatakan pemotongan lahan perlu diawasi.
Saat ini ada sejumlah tempat yang dilakukan cut and fill ini perlu pengawasan yang maksimal.
BACA JUGA: DPRD Batam Sahkan Perda Inisiatif Terkait Penyelenggaraan Pendidikan Dasar
“Saya melihat banyak jalan di Batam menjadi langganan banjir seperti arah Telaga Punggur. Ruas jalan ini kalau pas hujan menjadi langganan banjir jalan jadi kotor selain itu juga membahayakan bagi pengendara lain karena jalan licin dan berlumpur,” kata Tumbur Hutasoit, Sabtu (16/8/2025).
Politisi Hanura itu menyebut agar aktivitas cut and fill ini dihentikan dahulu dan meminta instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menanggapi persoalan ini secara serius.
BACA JUGA: BP Batam Luncurkan Inovasi MANTAB, Atasi Pengangguran dan Perkuat Daya Saing SDM


