“Saya sering ke sini jogging pagi-pagi, tempatnya sejuk dan tenang. Jalan masuknya itu mirip kayak Taj Mahal, tapi versi Natuna,” ujar seorang warga Ranai, Jumat (6/6/2025).
Masjid ini menjadi bagian dari komplek Islamic Center, yang di dalamnya terdapat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, serta kantor sejumlah dinas pemerintahan Kabupaten Natuna.
Sehingga kawasan ini menjadi pusat peradaban dan aktivitas harian masyarakat Natuna. Beranjak ke bagian dalam, kemegahan semakin terasa.
Kubah utama berwarna hijau dan kuning telurmenjulang tinggi, dikelilingi ornamen Islami yang begitu detail. Sementara di dinding-dindingnya, ukiran kaligrafi Arab dipadu dengan motif khas Melayu, menciptakan suasana damai yang sejuk.
BACA JUGA: Pesta Rakyat, BNN Ajak Masyarakat Musnahkan 2,11 Ton Sabu di Batam
“Kalau lebaran, biasanya ramai yang pilih sholat id di sini. Masjidnya besar dan nyaman,” kata Iksan warga Natuna.
Ruang utama masjid ini mampu menampung ribuan jemaah, dan selalu menjadi pusat kegiatan keagamaan, peringatan hari besar Islam, agenda pemerintahan, bahkan lokasi ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Dengan lokasi yang strategis dan udara sejuk serta pemandangan alam yang menakjubkan membuat wisatawan yang datang ke Natuna tak melewatkan kesempatan untuk singgah, berswafoto, bahkan sekadar duduk bersantai di kawasan masjid sambil menikmati angin sepoi-sepoi, sehingga Masjid ini menjadi kebanggaan warga Natuna. (*/man)


