Leo warga di sana menyebut pasar ini dulu tidak dijaga . Biaya sewa kios yang tinggi sementara pembeli tidak ada membuat pedagang pindah dan mencari lokasi lain.
Banyak bagian kois yang hilang dicuri orang, seperti kabel listrik, pintu kios, serta beberapa bagian besi di dalam bangunan.
Namun, setelah ada penjagaan, kondisi pasar mulai lebih aman meskipun masih belum banyak aktivitas perdagangan di dalamnya.
BACA JUGA:Â BP Batam Gelar Entry Meeting Laporan Keuangan Tahun 2024 Bersama BPK RI
Untuk mengatasi permasalahan ini, Kepala Dinas Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau mengungkapkan pihaknya akan mengadakan rapat bersama perangkat RT/RW setempat.
Rapat ini bertujuan untuk mengarahkan pedagang sekitar agar mau berjualan di pasar rakyat yang telah disediakan.
“Kami akan melakukan pembinaan terhadap pedagang di pasar kaget atau pasar tumpah yang selama ini berjualan di pinggir jalan. Nantinya, mereka akan diarahkan untuk berjualan di pasar resmi agar lebih tertata,” kata Gustian, Rabu (12/2/2025).
Harga sewa kios di Pasar Rakyat Batuaji sebenarnya sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 250 ribu per bulan. Tarif ini jauh lebih murah dibandingkan dengan pasar yang dikelola oleh pihak swasta, karena itu perlu upaya agar pasar itu bisa berkembang. (*/man)


