HomeBatamUMSK Batam Masih Alot Belum Ada Titik Temu Anatar Pengusaha dan Buruh

UMSK Batam Masih Alot Belum Ada Titik Temu Anatar Pengusaha dan Buruh

spot_img

Dalam aksi ini, FSPMI mengajukan dua sektor kenaikan UMSK yakni sektor risiko menengah dan sektor risiko berat. Untuk menengah kenaikan 1,5 persen atau sekitar Rp 70-75 ribu. Sedangkan sektor risiko berat, kenaikan diusulkan 2,5 persen atau sekitar Rp 80 ribu.

Beberapa masyarakat mengaku jika kenaikan UMS Kota Batam dipaksakan bisa mengancam PHK. Kita melihat ini bisa mengancam PHK saat ini sudah banyak pengangguran di Batam. Tidak tertutup kemungkinan akan meningkat lagi.

Ketua Apindo Kepri, Stanly Rocky mengatakan cukup berat dengan kenaikan ini. Untuk saat ini UMK saja sudah berat dengan kenaikan 6,5 persen. Kini ditambah lagi UMS yang tentunya menambah beban para pengusaha. “Kami sangat berat dengan kenaikan ini apalagi ada tambahan UMSK,” katanya, Rabu (8/1/2025).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan pembasana masih alot belum ada titik temu. “Kami masih rapat terkait dengan ini belum bisa menyampaikan lebih banyak karena masih dalam pembahasan,” katanya. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI